Lucky Widja 2023 Pengakuan Fungsi Ginjal Tinggal 18 Persen Akibat TBC Stadium Lima

Penyanyi Lucky Widja meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026, di Jakarta setelah berjuang melawan tuberkulosis ginjal selama bertahun-tahun. Berita kepergiannya mengejutkan banyak orang, terutama para penggemar yang telah mengikuti perjalanan kariernya selama ini.

Lucky Widja, yang lahir di Pontianak pada 1 September 1976, dikenal sebagai penyanyi berbakat dengan lagu-lagu hits seperti “Hanyalah Cinta” dan “Rahasia Hati”. Kematiannya menandai akhir dari sebuah perjalanan yang penuh tantangan dan dedikasi dalam dunia musik.

Dalam wawancara yang tayang di podcast YouTube Ferdy Tahier pada Februari 2023, Lucky mengungkapkan perjuangan beratnya melawan penyakit. Ia menyampaikan keterpurukannya saat fungsi ginjalnya hanya tersisa 18 hingga 20 persen, yang menunjukkan betapa seriusnya kondisi kesehatannya.

Penyakit TBC Ginjal yang Mengerikan

Tuberkulosis ginjal atau TBC ginjal adalah salah satu penyakit yang telah merenggut nyawa banyak orang di seluruh dunia. Penyakit ini menjadi semakin ganas ketika dibiarkan tanpa pengobatan yang tepat, dan dalam kasus Lucky, hal ini terjadi setelah bertahun-tahun berjuang.

Lucky menjelaskan bahwa TBC ginjalnya telah mencapai stadium 5, sebuah keadaan yang sangat kritis. Dalam wawancara itu, ia tampak panik ketika mendapatkan kabar bahwa ginjalnya hanya berfungsi minimal. Ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan kesehatan dan pemeriksaan yang rutin.

Di tengah upayanya melawan penyakit, kondisi fisik Lucky sangat berfluktuasi. Ia mengalami gejala ekstrem yang membuatnya kesulitan beraktivitas sehari-hari, sehingga memaksa dirinya untuk mencari pertolongan medis segera.

Tanda Awal dan Gejala yang Dialami Lucky Widja

Sebelum diagnosis TBC ginjal ditegakkan, Lucky mengalami sejumlah gejala yang menunjukkan bahwa ada yang tidak beres dengan kesehatannya. Awali dengan kelelahan yang berlebihan, gejala ini semakin parah saat ia menjalani puasa Ramadan pada tahun 2022.

Setelah berbuka puasa, Lucky pingsan mendadak, yang tentunya menjadi tanda peringatan yang mencolok bagi dirinya dan keluarganya. Keesokan harinya, meskipun merasa lebih baik, kondisi ini tetap membuatnya khawatir akan kesehatan jangka panjangnya.

Istrinya bahkan sempat meminta Lucky untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit. Awalnya, Lucky dicurigai mengidap diabetes, namun tes lebih mendalam menunjukkan masalah di ginjalnya yang lebih serius.

Proses Diagnosa yang Menentukan

Proses diagnosa penyakitnya berlangsung cukup menegangkan. Setelah serangkaian tes dan pemeriksaan, dokter mengonfirmasi bahwa ia mengalami TBC ginjal yang sudah cukup parah. Keterangan medis ini tentunya membawa dampak besar bagi dirinya dan keluarganya.

Lucky mengungkapkan bahwa awalnya ia tidak mengira akan menghadapi penyakit seberat ini. Kesadaran bahwa kondisi ginjalnya sudah parah membuatnya berusaha lebih serius dalam menjaga kesehatan.

Ternyata, TBC ginjal memiliki dampak jangka panjang yang dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Lucky pun harus menghadapi kenyataan pahit bahwa kesehatan fisik dan mentalnya akan terpengaruhi oleh penyakit ini.

Related posts